Dihadiri Wakil Bupati dan Plt Kadis Koperasi Provinsi, Malam Puncak HUT ke-30 CU Tri Tapang Kasih Berlangsung Spektakuler

 SEBERUANG, KAPUAS HULU – Kemeriahan luar biasa mewarnai perayaan Malam Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Credit Union Tri Tapang Kasih (CU TTK) tahun 2026. Acara yang menandai tiga dekade perjalanan lembaga keuangan mikro ini berlangsung spektakuler, penuh rasa syukur, dan dihadiri oleh jajaran petinggi daerah serta ratusan anggota.

Acara diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin secara khidmat oleh Pastor Korman, disusul persembahan tarian kerukunan tiga suku (Dayak, Tionghoa, Melayu) oleh Sanggar Bujang Sebeji Sintang yang memukau para undangan.

Hadir dalam momentum bersejarah ini Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi, S.M., Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Barat Ayub Barombo, S.Sos., M.Si., Perwakilan Puskap Sumardi, S.Hut., General Manager Puskopcuina Yosef Kristianto Wedy, S.A.B., M.M., Anggota DPRD, jajaran Forkopimcam Seberuang (Camat Fransiskus, S.Sos., Bu Sekcam, Kapolsek, Danramil), Pastor Paroki Sejiram, Kordik, para Kepala Desa, Kepala Sekolah, tokoh adat, tokoh pemuda, serta lembaga mitra strategis dari Bank Kalbar, BRI, BNI, dan BNI Life Konsultan Asuransi (Pak Robi dan Pak Ali).

Ketua Pengurus CU TTK, Romanus Alrinatus, S.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa usia 30 tahun merupakan bukti nyata dari sebuah pengorbanan yang dimulai sejak tahun 1996.

"Tiga puluh tahun bukanlah angka yang singkat, melainkan sebuah proses perjalanan dan pengorbanan kerja sejak 1996 yang telah menghasilkan karya peningkatan ekonomi anggota dan masyarakat. Momentum ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan pemacu untuk terus melangkah lebih baik. Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para petinggi terdahulu dan seluruh anggota," kata Romanus Alrinatus.

Sementara itu, Ketua General Manager CU TTK, Yosefin R.S., S.E., M.M., menceritakan kilas balik berdirinya CU TTK. Ia mengingatkan agar seluruh aktivis tidak terlena dengan kemegahan aset saat ini, melainkan fokus menjaga esensi awal pendirian.

"Tiga puluh tahun ini kita dapat melihat hasil dari perjuangan. Dari yang awalnya penuh kekhawatiran, kini kita bangga melihat besarnya aset, banyaknya anggota, dan megahnya lembaga ini. Namun, mari kita tetap menjaga api semangat pendiri jangan sampai padam untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. Harapan saya, para aktivis tetap berjalan pada tujuan awal, yaitu memberdayakan kesejahteraan anggota. Terima kasih atas dedikasi luar biasa para aktivis, mari kita jaga warisan ini," tutur Yosefin.

Perwakilan Puskap, Sumardi, S.Hut., turut memberikan pandangannya bahwa perayaan ini adalah bentuk perayaan atas kepercayaan masyarakat yang terjaga selama tiga dekade.

"Malam ini kita bukan hanya merayakan 30 tahun berdirinya CU, tetapi merayakan kepercayaan selama 30 tahun dari anggota kepada para aktivis, mulai dari pendiri hingga pengurus sekarang. Ini adalah bukti integritas pelayanan tulus kepada anggota, yang dulu tidak mampu menyekolahkan anak hingga kini mampu menyekolahkan mereka. Malam ini juga menjadi malam apresiasi bagi orang-orang konsisten yang menjadi cikal bakal simbol kontribusi luar biasa. Mari lebih inovatif agar CU TTK semakin terpercaya dan sehat," ujar Sumardi.

Penegasan senada disampaikan oleh General Manager Puskopcuina, Yosef Kristianto Wedy, S.A.B., M.M., yang mengajak semua pihak mensyukuri hasil kerja kolektif ini.

"Apa yang kita nikmati sekarang adalah hasil kerja kolektif, bahwa kesejahteraan dapat dibangun di atas dasar kebersamaan. Mari kita perkuat komitmen kepada anggota dan semangat para pendiri. Selamat ulang tahun untuk CU Tri Tapang Kasih," ucap Yosef Kristianto.

Plt. Kadis Koperasi & UMKM Provinsi Kalbar, Ayub Barombo, S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya fungsi pengawasan dan menjaga kredibilitas lembaga di mata masyarakat.

"Konsep CU adalah saling membantu, sebagaimana gagasan awal para pendiri. Kita bersyukur CU TTK terus melakukan pendampingan kepada anggotanya, yang menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi. Saya berpesan kepada pengurus dan pengawas agar memainkan peran strategis dan menjaga integritas. Jika ada hambatan, segera lakukan pertemuan, jangan sampai menurunkan kredibilitas lembaga itu sendiri. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah integritas pengawas dan pengurus, karena tanggung jawab itu adalah tujuan utama," tegas Ayub Barombo.

Sebagai penutup rangkaian sambutan, Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, S.M., menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Kapuas Hulu yang tidak dapat hadir karena agenda dinas lainnya. Beliau yang juga merupakan anggota aktif CU TTK menyampaikan apresiasi tinggi dari pemerintah daerah.

"Atas nama Pemerintah Daerah dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia yang telah melangsungkan acara ini dengan lancar dan aman. Dulu, akses serba sulit, namun dengan hadirnya CU ini, para aktivis siap turun ke daerah-daerah untuk sosialisasi. Saya sendiri sebagai anggota merasakan manfaatnya. Harapan saya, mari terus tingkatkan mutu pelayanan dan jangkau pulalah daerah-daerah yang susah diakses di pelosok. Selamat ulang tahun untuk CU TTK, tetap berjaya dan melayani," pungkas Wakil Bupati Sukardi.

Malam puncak yang penuh kehangatan ini semakin meriah dengan penampilan dari artis Dayak Idol yang menghibur seluruh undangan yang hadir.

Sebagai bentuk penghormatan atas sejarah, acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan khusus kepada para tokoh pendiri CU Tri Tapang Kasih atas jasa dan dedikasi awal mereka. Acara kemudian ditutup secara simbolis melalui prosesi pemotongan tumpeng dan tiup lilin bersama oleh Wakil Bupati, Plt Kadis Koperasi Provinsi, jajaran pengurus, pengawas, manajemen, serta para tamu undangan di atas panggung yang diiringi tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin 



PENUTUPAN GAWAI DAYAK DESA JERENJANG DESA TAHUN 2026 BERLANGSUNG DENGAN MERIAH

 SEBERUANG, KAPUAS HULU – Suasana semarak dan penuh kegembiraan mewarnai malam penutupan Gawai Dayak Nyelapat Taun di Desa Jerenjang, Kecamatan Seberuang. Acara yang menjadi simbol rasa syukur masyarakat ini berlangsung dengan meriah di Lapangan Sepak Bola Remaung Putra Jerenjang pada Senin malam (25/05/2026).

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, kemudian dilanjutkan dengan penampilan memukau dari anak-anak Sanggar Lempak Dua Ta Desa Jerenjang yang mempersembahkan tarian adat Dayak Tema Ngihup Kenelang dengan Pimpinan Edoardus Angga.

Acara penutupan ini dihadiri langsung oleh Camat Seberuang Fransiskus, S.Sos., perwakilan Polsek Seberuang, Ketua Umum Sabang Merah Borneo Petrus Sabang Merah, Pj. Kepala Desa Jerenjang, Sekretaris DAD Kecamatan Seberuang, Ketua Adat Dusun Pelangi dan Mulia Baru, serta seluruh jajaran panitia.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Gawai Dayak Desa Jerenjang, Tomi, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang telah menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Jerenjang yang telah bekerja sama, mulai dari masa persiapan hingga penutupan malam ini, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan baik dan lancar. Terima kasih juga kami sampaikan kepada para donatur yang telah memberikan dukungan dana kepada panitia," ujar Tomi dalam sambutannya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Sabang Merah Borneo, Petrus Sabang Merah, mengingatkan kembali esensi kebudayaan dari pelaksanaan gawai ini sekaligus menitipkan pesan kamtibmas kepada masyarakat.

"Rangkaian kegiatan ini merupakan wujud ungkapan terima kasih kita kepada Tuhan atas pesta panen yang melimpah, sekaligus simbol penghormatan kepada para leluhur. Saya berpesan kepada seluruh warga yang hadir untuk terus menjaga ketertiban dan keamanan selama acara hiburan berlangsung," kata Petrus Sabang Merah.

Sementara itu, Camat Seberuang, Fransiskus, S.Sos., yang hadir mewakili Pemerintah Daerah, menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Kapuas Hulu karena tidak bisa menutup acara secara langsung akibat adanya agenda dinas lain yang bersamaan.

"Bapak Bupati menyampaikan salam hangat dan selamat merayakan Hari Gawai kepada seluruh warga Desa Jerenjang. Beliau berpesan agar kegiatan ini berjalan tertib. Hakekat dari Gawai Dayak atau Nyelapat Taun ini adalah bentuk syukur atas hasil panen dan siklus tahunan untuk menjaga kelangsungan tradisi serta warisan leluhur yang turun-temurun," ungkap Fransiskus menyampaikan pesan Bupati Kapuas Hulu.

Sebagai puncak acara, Camat Seberuang meresmikan penutupan kegiatan yang ditandai dengan pemukulan gong secara sakral dengan didampingi oleh para tamu undangan.

Momen penutupan semakin tak terbendung kegembiraannya saat Camat Seberuang menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah) dari Bupati Kapuas Hulu kepada Ketua Panitia. Penyerahan bantuan sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah tersebut langsung disambut dengan gemuruh tepuk tangan dari ratusan warga Desa Jerenjang yang memadati lapangan.



Pastikan Ketepatan Sasaran, Desa Tajau Muda Gelar Musdessus Penentuan KPM BLT-DD 2026

 TAJAU MUDA – Dalam rangka transparansi dan akurasi penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat, Pemerintah Desa Tajau Muda menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) Penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Tajau Muda ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kecamatan Seberuang. Camat Seberuang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasi Ekbang), Ibu Emelda Yanti. Beliau hadir didampingi oleh Penata Layanan Operasional Seksi Ekbang, Ibu Theresia Rena Sumelang, guna memberikan asistensi teknis terkait regulasi penyaluran dana desa.

Musdessus ini merupakan agenda krusial untuk memastikan bahwa bantuan yang bersumber dari dana desa tersebut benar-benar menyasar keluarga yang memenuhi kriteria sesuai peraturan yang berlaku. Partisipasi aktif dari berbagai elemen desa sangat terlihat dalam diskusi penentuan kelayakan penerima manfaat.


Selain jajaran kecamatan dan perangkat desa, turut hadir dalam musyawarah ini jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tajau Muda, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta para Kepala Dusun. Sinergi antar-lembaga sipil ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan yang adil dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh warga desa.

Dalam arahannya, Ibu Emelda Yanti menekankan pentingnya validasi data yang objektif agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan dan manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh warga yang paling membutuhkan di Desa Tajau Muda.



Estafet Kepemimpinan Sejiram: Sekcam Maria Lalandriana Pimpin Sertijab Kades

 SEJIRAM – Pemerintahan Desa Sejiram memasuki babak baru dengan dilaksanakannya upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Desa periode 2018–2026. Agenda penting ini berlangsung khidmat di Kantor Desa Sejiram pada Senin, 11 Mei 2026.

Prosesi Sertijab dilakukan oleh Bapak Yohanes Robinson selaku Kepala Desa masa jabatan 2018–2026 kepada Ibu Lusia Aneng yang resmi mengemban amanah sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Sejiram. Transisi kepemimpinan ini menandai dimulainya masa tugas baru dalam melanjutkan roda pembangunan di Desa Sejiram.

Mewakili Pemerintah Kecamatan Seberuang, Sekretaris Camat (Sekcam) Seberuang, Ibu Maria Lalandriana, hadir langsung untuk memimpin jalannya sertijab. Beliau memberikan apresiasi mendalam atas dedikasi yang telah diberikan oleh pejabat lama dan memberikan pengarahan strategis bagi Pj Kades yang baru dalam mengelola administrasi serta pelayanan publik di desa.

Selain jajaran kecamatan, kegiatan ini turut disaksikan oleh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat. Kehadiran berbagai elemen desa ini menegaskan dukungan kolektif bagi kepemimpinan baru guna memastikan program-program desa tetap berjalan berkesinambungan.

Dalam arahannya, Sekcam Maria Lalandriana menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan kecamatan agar setiap kebijakan pembangunan selaras dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan seluruh warga Sejiram.


Pelayanan Kesehatan Jemput Bola: Pemerintah Kecamatan Seberuang Dampingi Giat PKB DTPK di Desa Emperiang

 EMPERIANG – Pemerintah Kecamatan Seberuang kembali menunjukkan komitmennya dalam memeratakan akses pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan. Pada Senin, 11 Mei 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pelayanan Keluarga Berencana di Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (PKB DTPK) yang dipusatkan di Desa Emperiang.

Dalam kegiatan ini, Camat Seberuang diwakili oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra), Bapak Bernadinus Tresna Tayam. Kehadiran beliau didampingi oleh Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib), Bapak Jonisius Riti, guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan kondusif.

Program PKB DTPK ini merupakan hasil sinergi lintas sektor yang melibatkan tim medis dari Puskesmas Seberuang sebagai tenaga ahli pemberi layanan kesehatan. Selain memberikan pelayanan KB, tim medis juga memberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting kepada warga setempat.

Antusiasme masyarakat Desa Emperiang terlihat sangat tinggi sejak pagi hari. Selain unsur kecamatan dan tenaga kesehatan, kegiatan ini juga dihadiri dan didukung penuh oleh jajaran Pemerintah Desa Emperiang, Kader Posyandu, tokoh perempuan, serta tokoh masyarakat desa setempat.

"Kehadiran kami di sini adalah bentuk pendampingan untuk memastikan masyarakat di daerah DTPK tetap mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang sama berkualitasnya dengan wilayah lain," ujar Bapak Bernadinus Tresno Tayam di sela-sela kegiatan.

Melalui program jemput bola ini, diharapkan cakupan layanan kesehatan di Kecamatan Seberuang terus meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga di wilayah pedesaan.



Estafet Kepemimpinan Desa Jerenjang: Camat Seberuang Hadiri Sertijab Kepala Desa

 SEBERUANG – Roda kepemimpinan di tingkat desa kembali bergulir. Bertempat di Desa Jerenjang, Kecamatan Seberuang, telah dilaksanakan agenda serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Desa periode 2018–2026 pada Senin, 11 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menandai berakhirnya masa jabatan Kepala Desa sebelumnya, Bapak Matias Joni, yang kemudian secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Penjabat (Pj) Kepala Desa Jerenjang, Bapak Labertus Indrayadi.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Camat Seberuang, Fransiskus, S.Sos. Kehadiran beliau juga didampingi oleh jajaran dari Kantor Kecamatan Seberuang, khususnya dari bagian Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) atau Satpol PP yang diwakili oleh Bapak Anderias Nelson.

Sinergi antara pemerintah kecamatan dan desa menjadi poin utama dalam proses transisi ini. Selain unsur pimpinan kecamatan, Sertijab ini juga disaksikan oleh perangkat desa, jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh adat, serta tokoh masyarakat setempat yang berperan penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di Desa Jerenjang.

Dalam arahannya, Camat Fransiskus menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan oleh pejabat lama dan berharap kepada Penjabat Kepala Desa yang baru untuk segera melakukan konsolidasi guna memastikan pelayanan publik dan program-program desa tetap berjalan maksimal demi kesejahteraan masyarakat Jerenjang.



Perkuat Fasilitas Ibadah dan Jaminan Sosial, Masjid Darrul Muttaqin Terima Bantuan Fasilitas Umum Serta BPJS Ketenagakerjaan

 SEBERUANG – Masjid Darrul Muttaqin Sejiram menjadi pusat pelaksanaan kegiatan sosial yang menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat pada Sabtu, 9 Mei 2026. Agenda tersebut meliputi penyerahan fasilitas fisik, jaminan perlindungan kerja, hingga pemenuhan kebutuhan pokok bagi warga Kecamatan Seberuang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan secara resmi bangunan tempat wudhu dan WC umum yang diperuntukkan bagi kenyamanan jemaah serta masyarakat sekitar. Selain fasilitas fisik, momen ini juga ditandai dengan penyerahan secara simbolis jaminan BPJS Ketenagakerjaan dan penyaluran bantuan sembako kepada warga yang berhak menerima.

Hadir dalam agenda tersebut perwakilan BPJS Ketenagakerjaan wilayah Kalimantan yang didampingi oleh perwakilan Yayasan Al-Magfirah sebagai mitra kolaborasi dalam aksi sosial ini. Di tingkat pemerintahan desa, Perwakilan dari Camat Bernadinus Tresna Tayam selaku kasi kesra kantor kecamatan seberuang  dan Pj. Kepala Desa Sejiram Lusia Aneng hadir langsung bersama perangkat desa untuk mengawal jalannya acara agar tepat sasaran.

Kegiatan ini turut disaksikan oleh pengurus Masjid Darrul Muttaqin serta tokoh agama dan umat Muslim di Kecamatan Seberuang. Sinergi antara lembaga jaminan sosial, yayasan, dan pemerintah desa ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas fasilitas di rumah ibadah, tetapi juga memberikan ketenangan bagi warga melalui jaminan perlindungan ketenagakerjaan yang diberikan.

Pihak Masjid Darrul Muttaqin menyampaikan apresiasi yang mendalam atas bantuan ini, mengingat fasilitas tempat wudhu dan WC umum merupakan kebutuhan krusial bagi aktivitas peribadatan sehari-hari.



Sinergi Lintas Sektoral: Camat Seberuang Hadiri Sosialisasi Mitigasi Konflik Satwa di Sejiram Estate


 SEBERUANG – Langkah nyata pelestarian lingkungan kembali ditunjukkan melalui sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan pihak swasta di wilayah Kecamatan Seberuang. Pada Senin, 13 April 2026, bertempat di Club House Sejiram Estate, PT. Anugerah Makmur Sejati (AMS) sukses menyelenggarakan sosialisasi mengenai Pelestarian Keanekaragaman Hayati dan Mitigasi Konflik Satwa Liar.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan yang cukup lengkap. Selain Camat Seberuang, Fransiskus, S.Sos. , hadir pula Kasi Trantib Kecamatan Semitau (Atang, S. Pd) mewakili Camat Semitau, perwakilan dari BKSDA Provinsi Kalimantan Barat yaitu Bapak Erwin, NURI, dan Agusti Abdirman sebagai narasumber utama. Dari unsur pimpinan perusahaan, hadir pihak manajemen PT.AMS ( Anugerah Makmur Sejati) serta PT. Duta Nusa Lestari (DNL). Pengamanan dan ketertiban wilayah juga turut diperkuat dengan Perwakilan Polsek Seberuang dan Semitau serta Perwakilan Koramil Seberuang dan Semitau.

Keterlibatan pemerintah desa juga sangat menonjol dalam agenda ini. Tercatat dalam daftar hadir, beberapa kepala desa turun langsung, di antaranya Kades Seberuang (Sunardi), Kades Tajau Muda (Joni), dan Kades Nanga Phuis (G. Fairy Runaldo). Tak ketinggalan, dukungan administrasi kecamatan diperkuat oleh kehadiran Kasi Trantib (Jonisur Riti) dan Staf Ekbang (Alfonsus Ugau.), serta jajaran Sekretaris Desa dan Kepala Dusun dari wilayah sekitar.

Dalam sambutannya, Camat Fransiskus menekankan bahwa pelestarian keanekaragaman hayati bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau perusahaan semata, melainkan tugas kolektif seluruh masyarakat. Beliau berharap ilmu yang didapat dari BKSDA dapat menjadi bekal nyata bagi warga dan karyawan dalam menjaga kekayaan alam agar terhindar dari kerusakan ekosistem dan konflik satwa.

Menutup rangkaian acara dengan penuh kehangatan, Bapak Camat membacakan sebuah pantun yang menggugah kesadaran: "Burung Cendrawasih indah warnanya, terbang bebas di hutan Papua. Mari jaga satwa langka, agar anak cucu bisa bersua,

RAT Sebagai Kekuasaan Tertinggi: Camat Seberuang Hadiri Rapat Anggota Tahunan Koperasi Produsen Usaha Milik Bersama



SUNGAI RINGIN – Koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan harus dikelola dengan transparansi dan partisipasi aktif anggotanya. Hal ini ditegaskan oleh Camat Seberuang, Fransiskus, S.Sos, saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Produsen Usaha Milik Bersama (UMB) Tahun Buku 2025 yang digelar di Kantor PPSMMB, Dusun Sungai Ringin, Desa Seberu, pada Selasa (31/03/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan dengan sistem delegasi ini menjadi momentum penting bagi para petani sawit di wilayah tersebut. Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kab. Kapuas Hulu (Abdul Hamid), Kabid Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Kapuas Hulu (Fery Suryanata, S.Hut), Camat Silat Hilir (Edi Suharta, S.Pd, M.Si), perwakilan WWF, serta para Kepala Desa terkait.

Dalam arahannya, Camat Seberuang memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus yang mampu menyelenggarakan RAT secara teratur. Menurutnya, kepatuhan menyelenggarakan RAT adalah indikator utama kesehatan sebuah organisasi koperasi.

"Forum rapat anggota seperti ini merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam organisasi koperasi. Di sinilah setiap anggota memiliki hak bicara dan mengeluarkan pendapat untuk menentukan arah masa depan koperasi," tegas Fransiskus.

Beliau menekankan agar seluruh perwakilan anggota yang hadir tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar mencermati laporan pertanggungjawaban pengurus, baik dari aspek organisasi, keuangan, maupun perkembangan unit usaha sepanjang tahun 2025.

Camat Fransiskus meyakini bahwa meski masih ada kekurangan, kerja keras pengurus patut didukung dengan solusi bersama. "Mari kita bersama-sama memikirkan solusi terbaik agar di tahun-tahun mendatang koperasi ini terus berkembang dan lebih maju lagi," ajaknya.

Di sela arahannya, Camat Seberuang juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada pihak WWF Perwakilan Kapuas Hulu. Apresiasi ini diberikan atas dedikasi luar biasa WWF dalam memberikan pendampingan kepada petani sawit, khususnya Kelompok Tani (Poktan) Berkat Usaha Mandiri Desa Palakota selama kurang lebih 7 tahun terakhir.

Menutup sambutannya, Camat Fransiskus mengucapkan selamat dan sukses atas terlaksananya RAT ini kepada seluruh jajaran pengurus, pengawas, dan anggota. Ia berharap hasil keputusan rapat ini dapat membawa kesejahteraan yang lebih nyata bagi seluruh keluarga besar Koperasi Usaha Milik Bersama.

Pemerintah Kecamatan Seberuang Gelar Sosialisasi Pilkades 2026, Tekankan Sinergitas Kades dan BPD

 SEBERUANG – Pemerintah Kecamatan Seberuang melaksanakan agenda penting dalam rangka persiapan pesta demokrasi tingkat desa melalui Sosialisasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Kecamatan Seberuang pada Senin (30/03/2026).

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Camat Seberuang dan turut didampingi oleh Kapolsek Seberuang. Sosialisasi ini dihadiri oleh pemangku kepentingan dari empat desa, yakni Kepala Desa (Kades) serta Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari Desa Jerenjang, Desa Emperiang, Desa Nanga Pala, dan Desa Sejiram.

Dalam arahannya, Camat Seberuang menyampaikan bahwa keberhasilan Pilkades sangat bergantung pada pemahaman regulasi oleh para penyelenggara di tingkat desa. Beliau meminta agar Kades dan BPD bersinergi menjaga netralitas dan integritas demi terciptanya proses demokrasi yang sehat.

"Peran BPD dan Kepala Desa sangat sentral sebagai penengah dan pengayom masyarakat. Saya berharap perwakilan dari Jerenjang, Emperiang, Nanga Pala, dan Sejiram yang hadir hari ini dapat mensosialisasikan kembali aturan teknis ini kepada warga agar tidak terjadi simpang siur informasi," tegas Camat.

Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Seberuang memberikan penekanan khusus terkait aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Beliau menghimbau seluruh perangkat desa untuk waspada terhadap potensi konflik dan provokasi yang mungkin muncul selama tahapan pemilihan berlangsung.

"Kami dari pihak kepolisian siap mengawal jalannya Pilkades. Namun, dukungan dari tokoh masyarakat dan perangkat desa di tiap-tiap desa sangat kami harapkan untuk memastikan situasi tetap kondusif hingga hari pemungutan suara nanti," ujar Kapolsek.

Kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan diskusi teknis mengenai mekanisme pendaftaran pemilih dan syarat pencalonan. Dengan melibatkan langsung pimpinan desa dan BPD, Kecamatan Seberuang berharap Pilkades di empat desa tersebut dapat berjalan jujur, adil, dan sukses tanpa kendala berarti.



​Sinergi Cepat! Forkopimcam Seberuang dan PT AMS Region Sejiram Perbaiki Jalan Putus di Dusun Ranyai Hilir

 SEBERUANG – Akses transportasi di wilayah Dusun Ranyai Hilir, Desa Ranyai, Kecamatan Seberuang, kini kembali mendapat perhatian serius. Pada hari ini, Rabu, 25 Maret 2026, jajaran Forkopimcam Kecamatan Seberuang bergerak cepat menggandeng PT. AMS Region Sejiram untuk menangani kerusakan jalan yang cukup parah akibat jebolnya infrastruktur gorong-gorong

​Curah hujan atau faktor usia teknis menyebabkan robohnya gorong-gorong di titik tersebut, yang kemudian memicu genangan air besar dan erosi di badan jalan. Kondisi ini sempat mengancam keselamatan jiwa para pengguna jalan, terutama pengendara roda dua dan roda empat yang melintas, mengingat lubang yang terbentuk cukup dalam dan lebar, 

​Menyikapi hal tersebut, Camat Seberuang beserta unsur Forkopimcam lainnya langsung turun ke lapangan untuk meninjau proses perbaikan. Tidak menunggu lama, PT. AMS Region Sejiram memberikan respon positif dengan mengerahkan satu unit ekskavator (SANY) untuk melakukan normalisasi aliran air dan pemasangan gorong-gorong beton yang baru.

​"Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Kolaborasi dengan pihak swasta seperti PT. AMS sangat membantu percepatan penanganan infrastruktur yang rusak demi kelancaran ekonomi dan aktivitas masyarakat," ujar perwakilan dari Kecamatan Seberuang di lokasi proyek.

​Proses Pengerjaan

​Dari pantauan di lokasi, terlihat petugas bahu-membahu:

​Alat Berat: Ekskavator bekerja mengeruk tanah dan memposisikan gorong-gorong beton.

​Manual: Warga dan petugas membantu mengarahkan aliran air agar proses pemasangan lebih presisi.

​Material: Penyiapan timbunan tanah dan batu untuk menutup kembali lubang jalan agar segera fungsional.

​Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan arus lalu lintas dari dan menuju Desa Ranyai kembali normal dalam waktu singkat. Pemerintah setempat juga menghimbau warga agar tetap berhati-hati selama proses pengerjaan berlangsung.



Penuh Haru dan Motivasi, PKM Mahasiswa Biologi STKIP Sintang di Desa Gurung Resmi Ditutup

 GURUNG, SEBERUANG – Setelah melaksanakan berbagai program kerja selama kurang lebih empat hari, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Persada Khatulistiwa Sintang di Desa Gurung, Kecamatan Seberuang, resmi ditutup oleh Camat Seberuang pada Rabu (11/03/2026).

Acara penutupan yang berlangsung di SMPN 3 Satap Seberuang ini dihadiri oleh jajaran unsur pimpinan kecamatan (Forkopimcam), tokoh adat, tokoh agama, serta pihak manajemen BTM dan CU Tritapang Kasih.

Dalam sambutan penutupnya, Camat Seberuang, Bapak Fransiskus, S.Sos., menekankan bahwa PKM bukan sekadar formalitas akademik, melainkan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Beliau memberikan motivasi tinggi kepada para mahasiswa sebagai calon tenaga pendidik masa depan.

"Mahasiswa harus serba tahu karena kalian adalah jembatan antara teori dan praktik. Saya mengapresiasi STKIP karena banyak jebolan kampus ini yang telah mengabdi di Kecamatan Seberuang sebagai PNS maupun PPPK. Kualitasnya sudah terjamin," ujar Bapak Fransiskus. Beliau juga mendorong mahasiswa untuk terus melanjutkan studi hingga jenjang S2 demi menjawab tuntutan zaman.

Momen menyentuh datang dari Temenggung Suku Suhaid sebagai perwakilan masyarakat. Beliau mengibaratkan kehadiran mahasiswa seperti menanam benih yang diharapkan akan berbuah manis bagi kemajuan petani dan pekebun di Desa Gurung.

"Kejarlah cita-cita setinggi langit, namun tetaplah rendah hati seperti rumput di bumi, karena kalian adalah tonggak masa depan," pesan sang Temenggung dalam sambutannya yang sarat akan makna.

Dukungan senada disampaikan oleh pihak sekolah. Kepala SDN 5 Seberuang mengingatkan mahasiswa untuk segera mempersiapkan diri mengikuti Sertifikasi Pendidik (PPG) setelah lulus. Sementara itu, Kepala SMPN 3 Satap Seberuang menyatakan rasa bangganya menjadi tuan rumah dan siap mendukung jika ada kegiatan serupa di masa mendatang.

Kepala Desa Gurung juga menyampaikan rasa bangganya. Beliau berharap agar interaksi singkat ini dapat memotivasi anak-anak di Desa Gurung agar tidak putus sekolah dan memiliki semangat belajar yang tinggi seperti para mahasiswa.

Acara penutupan ini dimeriahkan dengan penampilan tarian dari para siswa, pemutaran video dokumenter yang merangkum seluruh kegiatan mahasiswa selama 4 hari, serta pembagian hadiah dan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada mahasiswa PKM.

Ketua HMPS yang mewakili dosen pendamping menyampaikan permohonan maaf serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen masyarakat Desa Gurung yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan sangat baik.

Dengan ketukan palu dari Camat Seberuang, seluruh rangkaian PKM Biologi STKIP Sintang tahun 2026 di Desa Gurung dinyatakan resmi berakhir, namun tali silaturahmi antara civitas akademika dan masyarakat diharapkan tetap terjaga erat.



PENYALURAN PROGRAM KETAHANAN PANGAN: PEMBAGIAN BIBIT IKAN LELE JUMBO UNTUK KELOMPOK TANI DESA BELUIS HARUM

 


Beluis Harum, Seberuang — Pemerintah Desa Beluis Harum Kecamatan Seberuang kembali melaksanakan program ketahanan pangan melalui penyaluran bibit ikan lele jumbo kepada kelompok tani desa. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 27 November 2025 pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di area kolam kelompok tani Desa Beluis Harum.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Seberuang, Fransiskus, S.Sos, Kepala Desa Beluis Harum, anggota BPD, TPK, pendamping desa, serta ketua dan anggota Kelompok Tani Desa Beluis Harum.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan, sebanyak 2.000 bibit ikan lele jumbo dibagikan kepada masing-masing kelompok tani secara simbolis. Penyerahan ini menjadi langkah strategis pemerintah desa dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Dalam arahannya, Camat Seberuang, Fransiskus, S.Sos, menegaskan bahwa program ketahanan pangan harus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Program ini bukan hanya tentang membesarkan ikan dan menjualnya, tetapi harus ada perputaran ekonomi. Setelah panen, kelompok tani wajib membeli bibit baru agar kegiatan ini tetap berlanjut. Selain itu, hasil produksi juga diharapkan masuk pada program pemenuhan gizi (SPPG) untuk mendukung program makanan bergizi gratis,” tegasnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah menetapkan regulasi penggunaan Dana Desa tahun 2025, dimana minimal 20 persen Dana Desa wajib dialokasikan untuk ketahanan pangan, sesuai amanat Peraturan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2025. Pelaksanaan diarahkan melalui kelompok tani agar berdampak langsung kepada masyarakat dan tidak hanya bersifat seremonial.

Adapun ruang lingkup program ketahanan pangan mencakup sektor:

  • Pertanian: padi dan jagung

  • Perkebunan: buah-buahan dan sayuran

  • Perikanan: lele, nila, bawal

  • Peternakan sesuai potensi lokal, termasuk ayam dan sapi

Rapat musyawarah kelompok tani selanjutnya akan membahas pola distribusi hasil, perawatan kolam, keberlanjutan pembibitan, serta pembinaan teknis.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan simbolis bibit ikan lele jumbo kepada kelompok tani Desa Beluis Harum sebagai tanda dimulainya program ketahanan pangan berbasis perikanan secara resmi.