RAT Sebagai Kekuasaan Tertinggi: Camat Seberuang Hadiri Rapat Anggota Tahunan Koperasi Produsen Usaha Milik Bersama
SUNGAI RINGIN – Koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan harus dikelola dengan transparansi dan partisipasi aktif anggotanya. Hal ini ditegaskan oleh Camat Seberuang, Fransiskus, S.Sos, saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Produsen Usaha Milik Bersama (UMB) Tahun Buku 2025 yang digelar di Kantor PPSMMB, Dusun Sungai Ringin, Desa Seberu, pada Selasa (31/03/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan dengan sistem delegasi ini menjadi momentum penting bagi para petani sawit di wilayah tersebut. Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kab. Kapuas Hulu (Abdul Hamid), Kabid Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Kapuas Hulu (Fery Suryanata, S.Hut), Camat Silat Hilir (Edi Suharta, S.Pd, M.Si), perwakilan WWF, serta para Kepala Desa terkait.
Dalam arahannya, Camat Seberuang memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus yang mampu menyelenggarakan RAT secara teratur. Menurutnya, kepatuhan menyelenggarakan RAT adalah indikator utama kesehatan sebuah organisasi koperasi.
"Forum rapat anggota seperti ini merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam organisasi koperasi. Di sinilah setiap anggota memiliki hak bicara dan mengeluarkan pendapat untuk menentukan arah masa depan koperasi," tegas Fransiskus.
Beliau menekankan agar seluruh perwakilan anggota yang hadir tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar mencermati laporan pertanggungjawaban pengurus, baik dari aspek organisasi, keuangan, maupun perkembangan unit usaha sepanjang tahun 2025.
Camat Fransiskus meyakini bahwa meski masih ada kekurangan, kerja keras pengurus patut didukung dengan solusi bersama. "Mari kita bersama-sama memikirkan solusi terbaik agar di tahun-tahun mendatang koperasi ini terus berkembang dan lebih maju lagi," ajaknya.
Di sela arahannya, Camat Seberuang juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada pihak WWF Perwakilan Kapuas Hulu. Apresiasi ini diberikan atas dedikasi luar biasa WWF dalam memberikan pendampingan kepada petani sawit, khususnya Kelompok Tani (Poktan) Berkat Usaha Mandiri Desa Palakota selama kurang lebih 7 tahun terakhir.
Menutup sambutannya, Camat Fransiskus mengucapkan selamat dan sukses atas terlaksananya RAT ini kepada seluruh jajaran pengurus, pengawas, dan anggota. Ia berharap hasil keputusan rapat ini dapat membawa kesejahteraan yang lebih nyata bagi seluruh keluarga besar Koperasi Usaha Milik Bersama.
