PENUTUPAN GAWAI DAYAK DESA JERENJANG DESA TAHUN 2026 BERLANGSUNG DENGAN MERIAH
SEBERUANG, KAPUAS HULU – Suasana semarak dan penuh kegembiraan mewarnai malam penutupan Gawai Dayak Nyelapat Taun di Desa Jerenjang, Kecamatan Seberuang. Acara yang menjadi simbol rasa syukur masyarakat ini berlangsung dengan meriah di Lapangan Sepak Bola Remaung Putra Jerenjang pada Senin malam (25/05/2026).
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, kemudian dilanjutkan dengan penampilan memukau dari anak-anak Sanggar Lempak Dua Ta Desa Jerenjang yang mempersembahkan tarian adat Dayak Tema Ngihup Kenelang dengan Pimpinan Edoardus Angga.
Acara penutupan ini dihadiri langsung oleh Camat Seberuang Fransiskus, S.Sos., perwakilan Polsek Seberuang, Ketua Umum Sabang Merah Borneo Petrus Sabang Merah, Pj. Kepala Desa Jerenjang, Sekretaris DAD Kecamatan Seberuang, Ketua Adat Dusun Pelangi dan Mulia Baru, serta seluruh jajaran panitia.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Gawai Dayak Desa Jerenjang, Tomi, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang telah menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Jerenjang yang telah bekerja sama, mulai dari masa persiapan hingga penutupan malam ini, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan baik dan lancar. Terima kasih juga kami sampaikan kepada para donatur yang telah memberikan dukungan dana kepada panitia," ujar Tomi dalam sambutannya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Sabang Merah Borneo, Petrus Sabang Merah, mengingatkan kembali esensi kebudayaan dari pelaksanaan gawai ini sekaligus menitipkan pesan kamtibmas kepada masyarakat.
"Rangkaian kegiatan ini merupakan wujud ungkapan terima kasih kita kepada Tuhan atas pesta panen yang melimpah, sekaligus simbol penghormatan kepada para leluhur. Saya berpesan kepada seluruh warga yang hadir untuk terus menjaga ketertiban dan keamanan selama acara hiburan berlangsung," kata Petrus Sabang Merah.
Sementara itu, Camat Seberuang, Fransiskus, S.Sos., yang hadir mewakili Pemerintah Daerah, menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Kapuas Hulu karena tidak bisa menutup acara secara langsung akibat adanya agenda dinas lain yang bersamaan.
"Bapak Bupati menyampaikan salam hangat dan selamat merayakan Hari Gawai kepada seluruh warga Desa Jerenjang. Beliau berpesan agar kegiatan ini berjalan tertib. Hakekat dari Gawai Dayak atau Nyelapat Taun ini adalah bentuk syukur atas hasil panen dan siklus tahunan untuk menjaga kelangsungan tradisi serta warisan leluhur yang turun-temurun," ungkap Fransiskus menyampaikan pesan Bupati Kapuas Hulu.
Sebagai puncak acara, Camat Seberuang meresmikan penutupan kegiatan yang ditandai dengan pemukulan gong secara sakral dengan didampingi oleh para tamu undangan.
Momen penutupan semakin tak terbendung kegembiraannya saat Camat Seberuang menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah) dari Bupati Kapuas Hulu kepada Ketua Panitia. Penyerahan bantuan sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah tersebut langsung disambut dengan gemuruh tepuk tangan dari ratusan warga Desa Jerenjang yang memadati lapangan.
